7 Tips Jitu Membebaskan Diri Dari "Kecanduan" Software Bajakan

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Razia penggunaan software bajakan kembali marak 1-2 bulan ini. Kantor2 dan warnet2 pun kembali panik. Di mailing list banyak beredar curhatan rekan2 yang terkena razia, mulai dari warnet yang terpaksa menebus "harddisk/pc"nya sampai ratusan/jutaan rupiah sampai beberapa kantor besar yang puluhan PCnya disita.
Hal ini diperparah dengan iklan BSA (Business Software Alliance - Perkumpulan pembuat software-software terkenal dunia) beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa mereka segala razia itu bukan dilakukan BSA melainkan oknum2 tertentu. Dan bilamana ada pihak yang ingin berkonsultasi silahkan menghubungi BSA di nomor hotlinenya. Hal ini tentu mengundang senyum kecut, sebab betapa tidak, sudah kena razia oleh "oknum", masih mau pula lapor ke mereka? Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Ibaratnya, seorang maling yang lapor ke pihak berwenang bahwa dia baru saja ditodong preman. Bukannya tertolong, tentu akan lebih sulit lagi kondisinya.

Lalu bagaimana solusinya? Bagaimana cara membebaskan diri dari kecanduan software bajakan? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:
1. Segera lakukan analisa bisnis Anda, baik jangka pendek, menengah, dan panjang.
- Bagian/departemen/user mana di bisnis Anda yang dapat segera menggunakan software opensource? Dari pengalaman, ternyata banyak penghematan yang dapat kita lakukan, misalnya bila bagian Akunting Anda hanya menggunakan komputer untuk kebutuhan ketik2 dan spreadsheet, mengapa tidak menggunakan OpenOffice.org? Penghematan di software office productivity bisa mencapai jutaan sampai puluhan juta rupiah.
- Bila Anda masih menggunakan aplikasi seperti VB/FoxPro, segera rencanakan untuk membuat aplikasi dengan framework lain yang lebih multi-platform, seperti coldfusion, java, atau bahkan php sekalipun. Memang awalnya berat, tapi cepat atau lambat akan sangat terasa manfaatnya.
- Anda menggunakan email server atau bahkan domain controller? Jangan khawatir, telah tersedia banyak software opensource yang fungsinya setara atau bahkan unggul. Anda khawatir bahwa mail server Anda tidak terintegrasi dengan domain controller? Jangan khawatir, dengan menggunakan LDAP kedua server tersebut dapat terintegrasi dengan baik. Penghematan disini bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta rupiah.

2. "Tapi opensource kan susah!", begitu alasan yang sering dikemukakan orang dan menjadi mitos negatif opensource. Memang harus diakui bahwa software2 opensource memiliki "kesan" bahwa ia sulit digunakan, tapi kesan ini tidak seluruhnya benar:
- Sejak dicanangkannya "Linux Desktop Initiative" 3 tahun lalu oleh Linus Torvalds dan rekan2 lainnya, kini penggunaan Linux tidak melulu di server, melainkan telah merambah pula ke desktop. Desktop Linux semakin mudah digunakan oleh user awam, dan juga semakin indah penampilannya. Tidak sedikit perusahaan2 bahkan group2 perusahaan besar yang telah menggunakan Linux di sebagian besar desktopnya. Ya, tidak salah! SEBAGIAN BESAR desktopnya telah menggunakan Linux.
- Banyak tersedia jasa konsultasi/implementasi opensource professional. Mereka terdiri dari personel2 yang tidak saja berkemampuan teknis, tapi juga beridealisme tinggi.

3. "Tapi saya suka pakai software bajakan sebab canggih featurenya dan gampang pakainnya". Ya.. ya.. software bajakan memang gampang, cukup klik2 mouse. Tapi:
- Hasil dari klik2 mouse itu sungguh besar resikonya. Bisa2 sehabis klik2 mouse, tiba2 Anda sudah berada di penjara.
- Featurenya canggih? Seberapa banyak dari Anda yang menggunakan feature "sharing calendar"? Kalau dari 100 karyawan di tempat Anda, yang pakai feature sharing calendar cuma 1 direktur dan beberapa manager, mengapa mengorbankan budget perusahaan untuk membeli puluhan/ratusan juta untuk lisensi?

4. "Saya sudah menginformasikan atasan/manajemen mengenai resikonya penggunaan software bajakan, tapi mereka mengabaikannya dan menyuruh saya diam." Bila Anda merupakan seorang IT/Manajer IT/Kepala Bagian IT, maka yang akan masuk penjara adalah Anda. Sebab manajemen/atasan Anda akan berkilah "Yang bertugas menginstall OS/software di perusahaan kami selama ini adalah IT, dan kami tidak tahu menahu mengapa ia menginstall yang bajakan." Lalu bagaimana solusinya? Segeralah (saat ini juga!), buat email kepada manajemen/atasan Anda yang isinya: "Pak/Ibu, perlu diketahui bahwa kantor kita selama ini masih menggunakan software bajakan. Saya sangat menyarankan agar kita segera menggunakan software legal... blabla.." Dengan demikian tanggung jawab akan berada di manajemen/atasan Anda dan bukan di diri Anda pribadi dan Anda punya bukti email tersebut bahwa sebenarnya Anda telah menyarankannya.

5. "Kantor kami sudah berlisensi legal kok!" Apakah Anda yakin 100%? Saat ini memang razia hanya difokuskan kepada penggunaan OS dan Office application, tapi seperti yang mulai tersiar, software2 lain seperti Antivirus dan Pengolah Digital Image pun mulai menjadi sasaran pemeriksaan. Jadi percuma saja Anda mengeluarkan uang ratusan juta untuk lisensi OS/Office application kalau ternyata masih menggunakan Antivirus bajakan, pasti tetap akan kena 'garuk' razia.

6. "Kami mau pakai software opensource, tapi user2 kami menentang keras sebab mereka tidak terbiasa menggunakannya". Hal ini dapat diatasi dengan pemberian training yang memadai. Contohnya penggunaan OpenOffice. Bila selama ini di software bajakan untuk mengubah margin adalah di menu File > Page Setup, sekarang di OpenOffice menunya adalah di Format > Page. Setelah di dalamnya, maka menunya akan mirip sekali.

7. "Hmm.. iya boleh juga sih pakai opensource.. tapi... malas ah! Masak belajar melulu." Kalau sudah sampai separah ini, maka cuma ada 3 alternatif:
- Nekat tetap pakai bajakan dan beresiko kena razia, denda, atau bahkan penjara.
- Siapkan dana puluhan/ratusan juta rupiah untuk membeli lisensinya. Dan siap2 akan 'kecanduan' sampai akhirnya mati sendiri karena kehabisan dana di tengah persaingan bisnis yang makin keras.
- Nyebur ke laut aja! Hidup adalah proses belajar terus menerus tiada henti. Kalau mempelajari OpenOffice yang mudah saja masih malas, mendingan nyebur ke laut aja!

Penutup
Berikut ini adalah beberapa link yang menarik untuk dibaca mengenai migrasi ke opensource:
http://goodbyemicrosoft.net/news.php
http://www.whylinuxisbetter.net/
http://www.noooxml.org/

Demikianlah beberapa tips jitu untuk membebaskan diri Anda dari kecanduan software bajakan. Percayalah dengan sedikit kerja keras, maka Anda dapat bebas dari kecanduan ini. Mungkin Anda masih ragu? Sebenarnya sudah BANYAK corporate2 besar yang telah melakukan migrasi dalam skala ratusan juta sampai milyaran rupiah. Tapi kenapa tidak terekspos di media massa? Sebab pastinya hanya mereka yang tahu, tapi yang jelas, dengan sedikitnya pihak yang tahu, demikian pula pesaing2 mereka. Jadi disaat mereka telah dapat menghemat biaya lisensi sampai ratusan juta/milyaran rupiah, pesaing2 mereka akan tetap memboroskan anggaran mereka untuk biaya lisensi.

NB: Maaf atas penggunaan kata2 yang keras. Hal ini semata2 keperdulian penulis terhadap 'kecanduan kronis' ini dan semoga dapat menggugah bagi siapa saja yang membaca tulisan ini.

STOP SOFTWARE BAJAKAN, BERALILAH KE OPENSOURCE

 

 

Comments (6)
  • Eddy
    setuju banget atas artikelnya, tempat saya bekerja juga sudah 3 tahun lalu memulai migrasi ke opensource. banyak hambatan dan tantangan memang. tapi akhirnya, disini sudah 90% bebas software bajakan. kenapa 90%? karena tinggal 10% aplikasi sedang dibuat dengan berbasis opensource untuk menggantikan aplikasi yang ada. juga sebagian kecil baru tersedia driver-driver khususnya untuk printer.

    Hidup OpenSource.
  • gunhas
    saya peminat sekaligus pemula linux dan opensource.
    Saya harap di site menyediakan ruang khusus untuk
    pemula. Disitu disediakan info mulai dari first
    installation sampai level penggunaan umum spt untuk
    OpenOffice (ini gantinya ms-office khan?).
    Kalau untuk yg lebih advance nanti disediakan lagi
    ruang khusus advance dan intermediate.
    Dan biarkan ruang tersebut ada seterusnya
    karena pasti banyak peminat spt saya.

    Kalo disediakan forum tanya jawab saya rasa kurang
    efektif. Disamping bisa menyebabkan 'aliran sesat'
    jg pusing harus start dari mana.

    Saya rasa site ini sudah mulai mengarah kesana
    jadi saya harap bisa sampai kelevel edukasi yang
    sebenarnya... ma kasih.
  • kebo
    Mo open source
  • ari
    Yah itu makanya value loe tetep jeblok. Itu tanda orang sirik mas... sadar mas.. nyebut..
    Oh, maklum.. kebo sih yah :) Hopeless deh.
  • wanjing
    hohoho... jangan salah. Emang lu kenal siapa gua? Emang lu tau gua di negara mana? Darimana gua tau SAP dan IBM jualan appserver? Gua rasa lu udah bisa ngeliat value gua. Gimana dengan value lu sendiri?

    Anyway, ada ya perusahaan pake linux di desktop? Tolong sebutin dong namanya. Jangan sebutin PT Maju Mundur, sebutin yang minimal setingkat PT Lumayan Gede, Tbk. Tolong sebutin satuuuuuuuuuuuu aja. Please.
  • ariksm
    wach.. seru sekali infonya kl dipikir mmg betul sich... kita sebaiknya menggunakan sofware yg bkn bajakan. tetapi ada yg sy tanya apa yg dimaksud dgn opensource? mencarinya dimana?....mohon penjelasannya
Only registered users can write comments!