Cara mudah membuat dual boot Linux dan Linux, termasuk cara menginstall Linux di extended partition

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Membuat dual boot antara MS Windows dan Linux mungkin kini sudah tidak menjadi kendala bagi kita. Patokannya hanyalah sediakan partisi berbeda, install windows dahulu, dan baru kemudian Linux. Tetapi bagaimana bila kita ingin membuat dual boot (bahkan triple atau kuartet) antara misalkan MS Windows, Mandrake, dan Suse di dalam 1 harddisk yang sama? Sebenarnya hal ini tidak terlalu sulit untuk dicapai, asalkan beberapa langkah kunci diperhatikan. Marilah kita mulai.. Karena dalam artikel kali ini kita akan bekerja pada membuat partisi, memformatnya, dll, maka diperlukan asumsi2 sbb:
1. Kamu telah mengetahui konsep partisi harddisk.
2. Kamu telah pernah mempartisi harddisk, baik lewat dos ataupun linux.
3. Kamu telah membackup data2 yang ada di dalam harddisk kamu, sebab ada kemungkinan terjadinya kesalahan yang bisa mengakibatkan hilangnya data2 di dalam harddisk. So, hati2, backuplah dahulu data harddiskmu.

Berikut ini adalah skema partisi di harddisk saya:
Filesystem            Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/hda5             981M  177M  755M  19% /
/dev/hda10            7.0G  2.0G  4.7G  31% /data
/dev/hda9              12G   11G  685M  95% /home
/dev/hda1             9.9G  9.5G  333M  97% /mnt/win_c
/dev/hda2             2.0G  1.4G  638M  69% /mnt/win_d
/dev/hda7             3.9G  3.0G  725M  81% /usr
/dev/hda8             1.5G  701M  700M  51% /var

Seperti yang dapat kita lihat, hda1 dan hda2 saya peruntukkan untuk MS Windows. Lalu untuk Mandrake, saya pakai partisi hda5 ( / ), hda6 (swap) tidak terlihat, hda7 (/usr), hda8 (/var), hda9 (/home), dan hda10 (/data).

Karena sebuah harddisk hanya bisa memiliki 4 buah primary partition, maka partisi 4 ke atas dinamakan extended partition, atau dikenal dengan istilah logical drive di MS Windows. Extended partition ini tidak bisa di boot langsung oleh BIOS. Lalu bagaimana dong caranya? Untuk ini saya akan menggambarkan langkah2 yang saya ambil di dalam membuat triple boot Windows-Mdk-Suse ini. Melalui gambaran ini, kamu bisa menerapkannya sendiri di dalam harddisk kamu.

Langkah 1.
Install MS Windows, buat partisi buat dia. Dalam hal ini saya bikin 2 partisi, yang pertama memakai filesystem NTFS, dan yang kedua memakai FAT32.

Langkah 2.
Install Mandrake di bagian harddisk yang masih kosong. Buat partisi untuk dia. Dalam hal ini saya membuat /, swap, /usr, /var, /home, dan /data. Installah boot loader Mandrake di MBR, maka dia akan otomatis membuat dual boot untuk MS Windows dan Mandrake. Dalam hal ini saya menggunakan boot loarder LILO.

Langkah 3.
Install Suse di /data (hda10). Nah... mengapa diinstall di partisi /data? Sebab, awal mulanya saya memang tidak berencana menginstall triple boot MS Windows-Mdk-Suse. Jadi sebenarnya partisi /data ini memang saya peruntukkan untuk menyimpan data2 Mandrake saya. Hehe...

Anyway, setelah memindahkan isi dari partisi /data tersebut (kebanyakan berupa film2 hasil downloadan dari Bittorrent. hehe..), saya mulai memboot notebook saya menggunakan CD1 Suse92nya.

Langkah2 installasi Suse ikuti saja sesuai selera kamu, HANYA langkah2 berikut ini yang HARUS kamu sesuaikan:
1. Di bagian partition. Pilih Expert Partitioning. Lalu klik pada partisi tempat kamu ingin install Suse, dalam hal ini saya memilih hda10. Berikan nama mount pointnya /, lalu format dengan Ext3.
2. Di bagian bootloader, ubah Grub menjadi Lilo, dan juga ubah lokasi bootloader dari MBR ke root partition (dalam hal ini hda10).
PERHATIAN: di kedua langkah ini jangan sampai salah pilih. Sebab kalau sampai salah, Linux Mandrake kamu akan rusak.


Install Suse sampai selesai. Setelah itu dia akan minta reboot. Nah, di proses reboot ini kita belum bisa masuk ke Suse secara langsung. Kita masuk dahulu ke dalam Mandrake kita. Di dalam Mandrake kita pastikan bahwa kita bisa melihat isi direktori /data. Di dalamnya kita bisa melihat file2 Suse yang telah kita install.

Langkah berikutnya adalah kita modifikasi /etc/lilo.conf di Mandrake. Tambahkan baris-baris berikut ini (sesuaikan dengan kondisi partisi kamu yah):

image=/data/boot/vmlinuz
        label="Suse92"
        root=/dev/hda10
        initrd= /data/boot/initrd
        vga=788
        read-only

Setelah selesai, jangan lupa jalankan command lilo -v. Lihat apakah ada error. Bila tidak ada maka kamu hampir selesai.

Reboot Mandrake, dan lihat di layar Lilo, apakah ada pilihan 'Suse92'. Pilih Suse92, maka tidak beberapa lama, komputer akan mulai memboot ke Suse. Bila iya, maka SELAMAT! Kamu telah berhasil membuat triple boot MS Windows, Mandrake, dan Suse. Lanjutkan proses installasi Suse tahap selanjutnya secara normal.

Berikut ini adalah tampilan partisi yang nampak dari dalam Suse92 saya:

suse-desk2

Dan ini adalah tampilan Desktop Susenya :)

suse-desk1

v.1.0 by ari_stress a.k.a tiger74 a.k.a Fajar Priyanto
Jakarta, 9 Maret 2005. fajarpri at arinet dot org
Penulis adalah Microsoft Certified Professional, yang jatuh cinta kepada Linux. Bekerja di sebuah lembaga pendidikan di Jakarta

Comments (3)
  • I galigo
    Mas, mo tanya yah. Untuk instalasi linux yang kedua tadi (dalam contoh artikel adalah suse), apakah tidak memerlukan swap partition? Apakah swap partition nya bisa berbagi dengan yang digunakan oleh mandrake? Thanks ya..

    -galigo
  • Adhika
    Mas, mau nanya juga, itu harus pake Lilo yah? ngga bisa pake grub ?
    kalau saya mau pake grub kira kira bisa atau ngga yah?

    Thanks
    Adhika
  • sehat tan
    Mas Ari, trims atas sharing panduan Linux nya selama ini. Saya cuma mau tanya sedikit teknis. Saat ini saya punya HD 80 GB internal belum kepake rencana mau install Suse 10.2. Apakah bisa menginstal Suse langsung dari booting CD ROM? Sewaktu ditanya install apakah Suse akan menimpa hd0 (hard disk asli berisi Win XP Pro) atau bisa mendetect juga hard disk slave (tambahan) yang baru saya pasang? Apakah saya perlu mencopot hard disk primary saya lalu menggantikan dengan yang baru tsb? Apakah ada efek di BIOS untuk booting di lain kalinya? Terima kasih atas kemurahan hati Anda berbagi.

    wasalam,
    sehat tan
Only registered users can write comments!