Cara mudah membuat dual boot di Linux

Last Updated on Thursday, 14 October 2004 03:58 Written by Administrator Saturday, 28 August 2004 14:58

Print

Bagaimana caranya membuat Dual Boot?
=================

Oleh ari_stress ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )
v1.0 14 Februari 2002

Mungkin kamu akhirnya telah memutuskan untuk coba mendalami Linux dan dunia open source yang sangat menarik ini. Kamu pun memesan CD Distro kesukaan kamu dari indolinux (http://www.indolinux.com) secara online. Setelah selesai, kamu menyalakan game kesukaanmu untuk melepas lelah barang sebentar. Upppsss...! Tiba-tiba kamu baru tersadar, bagaimana kamu akan menginstall Linux di dalam harddiskmu? Apakah kamu harus memformat habis semua isi harddisk dan menggantinya dengan Linux? Bagaimana dengan game-game kesayanganmu seperti StarCraft, Panzer General, Medal of Honor, dll? Untuk membeli harddisk baru uang angpao (uang tahun baru Imlek) dari Bonyok (red: ortu) sudah habis kamu belikan graphics card geForce 3 idamanmu. Apakah kamu harus merelakan kegemaranmu untuk mempelajari Linux?

Jawabannya: Tentu saja tidak!

"Tidak?" pikirmu. Bagaimana mungkin?
Tenang, tenang. Setelah membaca artikel ini, kamu akan tahu bagaimana caranya agar Linux kamu bisa berdampingan bersama OS lain tersebut tempat kamu bermain game.

SYARAT dan PERINGATAN (kayak dukun aja ada syaratnya)
==========================
1. Artikel ini lebih baik dipraktekan pada harddisk yang memiliki partisi bebas, ataupun partisi yang isinya bisa kamu hapus.

Jadi misalnya kamu memiliki harddisk 20GB yang dipartisi menjadi 2, masing-masing 10GB, dengan drive C dan D. Nah, kamu bisa menginstall Linux pada partisi D ini (isi drive D ini akan terhapus oleh Linux).

2. Bila harddisk kamu belum terpartisi lebih dari 1, maka kamu bisa menggunakan program seperti Partition Magic untuk membuat partisi tambahan. Namun perlu diingat bahwa program tools partisi ini memiliki keterbatasan dan mungkin akan mengakibatkan hilangnya data kamu. Mohon dibaca bagaimana cara menggunakan program tersebut baik-baik dari manualnya.

3. Bila belum yakin, dan kamu belum membackup data-data di dalam harddisk kamu, sebaiknya kamu jangan mempraktekan artikel ini dulu.

ASUMSI:
=======
Artikel ini dibuat dengan asumsi bahwa kamu memiliki harddisk yang bebas untuk dipartisi dan diformat. Bagi kamu yang tidak memiliki harddisk bebas, kamu akan tahu caranya mempartisi dan menginstall linux setelah membaca artikel ini. Juga diasumsikan bahwa Distro yang kamu pakai adalah Mandrake 8.0 (hehehe.. mohon dimaklumi).

LANGKAH-LANGKAH:
================
1. Baiklah kita segera mulai. Sebelumnya tarik nafas dalam-dalam dahulu, sebab ada kemungkinan harddisk kamu akan rusak. Hehehe.. nggalah.. cuma becanda. Jangan stress gitu dong :)
2. Siapkan disket start-up Windows 98 beserta CD-CD OS yang ingin kamu install. Dalam artikel ini diasumsikan kamu akan membuat dual boot antara Windows 98 dan Linux.
3. Hidupkan dan Boot komputer kamu menggunakan disket start-up tersebut.
4. Setelah masuk ke prompt (biasanya A:/) maka jalankan command 'fdisk'.
5. Bila harddiskmu besarnya lebih dari 2GB, maka akan muncul pertanyaan: 'Do you want to enable large disk support? Y/N. Jawab dengan 'Y'.
6. Kemudian akan muncul 4 Option: (1) Create DOS partition or Logical DOS drive, (2) Set active partition, (3) Delete partition or Logical DOS Drive, (4) Display parition information.
CATATAN PENTING: bila harddiskmu telah memiliki partisi, maka sebaiknya kamu menghapus dulu partisi dan logical dos drive tersebut. Dimulai dengan logical drive, lalu extended partition, baru terakhir primary partition. Hati-hati.
7. Pilih (1), create DOS primary partition. Tentukan besarnya, misalnya 10000 (10GB). Fdisk lalu akan memberikan partisi ini nama drive: C.
8. Pilih (2) Set active partition, pilih partisi yang tadi kita buat sebagai active partition. Hal ini berguna agar nanti OS kita bisa boot dari partisi ini.
9. Tekan ESC untuk keluar dari Fdisk.
10. Boot komputer kamu (biarkan disket Start-up tetap di dalam floppy drive).
11. Setelah masuk ke dalam prompt, maka ketik 'Format C:'
12. Setelah selesai format, keluarkan disket, lalu masukan CD Windows 98 ke dalam CDROM drive (bila komputer kamu mendukung booting dari CDROM. Bila tidak, maka boot komputer kamu menggunakan disket start-up tersebut dan ketik SETUP di CDROM drive prompt).
13. Install Windows 98 seperti biasa.

Nah lho, nah lhoooo... mana cara install Linuxnya?

14. Setelah Windows terinstall dengan baik, maka masukan CD Linux kamu dan bootlah komputer menggunakan CD tersebut.
15. Akan muncul di layar kamu tulisan-tulisan initialisasi Linux yang keren itu (seperti di film-film science fiction).
16. Bila graphic card kamu di support oleh Linux, maka kamu akan mempunyai pilihan untuk masuk ke mode installasi secara GUI (Graphical User Interface).
17. Pilihlah Bahasa, dan Accept Terms and Condition.
18. Lalu pilihlah "Expert Mode" untuk classes of installation. Pilih Install.
19. Jawablah apakah kamu memiliki SCSI interface.
20. Pilih Mouse, Keyboard, Security Level (terserah kamu).

21. Nah, di tahap inilah kamu harus berhati-hati. Tahap ini adalah tahap dimana kamu harus memilih/membuat partisi tempat Linux akan diinstall. Karena kamu telah menginstall Windows sebelumnya, maka kamu akan melihat kotak warna biru (yang melambangkan FAT : file system windows).
22. Kliklah pada bagian harddisk yang berwarna putih (empty).
23. Linux Mandrake akan otomatis menentukan jenis dan besar partisi yang direkomendasikan untuk itu (kamu bisa merubahnya sesuai keinginan kamu). Pada tahap ini sebaiknya kamu memilih jenis file system ReiserFS, karena lebih cepat aksesnya dan lebih tahan terhadap kemungkinan corrupt. Harap diperhatikan bahwa ketika membuat partisi swap, jenis file systemnya adalah harus 'Swap'.
24. Setelah selesai membuat partisi-partisi yang ditentukan, klik 'Done' dan kemudian pilihlah Format. Klik Ok.
25. Pilihlah paket-paket apa saja yang ingin kamu install, set password root, tambahkan user, set networking, set services. create bootdisk. Semua ini pasti telah kamu ketahui jika kamu telah menginstall Linux.
26. Linux kemudian akan memberitahukan option apa saja yang ingin kita tampilkan pada saat boot. Kita terima saja defaultnya.
27. Lalu Linux akan mengeset XWindows system.
28. Selesai.

Begitu komputer direstart, maka di layar akan muncul LiLo dengan option-option yang salah satunya Padalah: Windows. Jadi kamu sekarang bisa memilih untuk masuk ke Windows atau ke Linux. Selamat! Kamu telah berhasil membuat dual boot system untuk komputer kamu :)

Kesimpulan
==========
Hal-hal yang perlu mendapat perhatian di dalam membuat dual boot system adalah:
1. Sediakan masing-masing OS partisinya sendiri. Jadi bila misalnya kamu ingin menginstall Windows 98, Windows 2000, dan Linux, sediakanlah space di harddisk untuk 3 partisi itu. Kamu tidak perlu membuat partisi ini pada saat fdisk pertama kali, tapi cukup pakailah fdisk untuk membuat partisi untuk Windows 98, sebab nanti pada waktu kamu menginstall Windows 2000 dan Linux, mereka berdua telah memiliki kemampuan untuk membuat partisi pada saat penginstallan.
2. Installah dahulu OS yang paling kuno, dengan Linux sebagai OS yang diinstall terakhir. Jadi dalam kasus ini, kamu harus menginstall Windows 98 dulu, lalu Windows 2000, baru terakhir Linux. Mengapa demikian? Sebab Windows 2000 memiliki kemampuan untuk melakukan dual booting dengan windows versi sebelumnya. Lalu mengapa Linux diinstall terakhir? Hal ini disebabkan karena Linux lebih bersahabat/'friendly' terhadap OS lainnya. Linux tidak akan menghapus Boot Loader OS lainnya, sebaliknya, bila kamu menginstall Linux dahulu baru kemudian Windows, maka Linux kamu akan tidak bisa di boot, sebab Boot Loader Linux akan dihapus oleh Windows.

Penutup
=======
Artikel ini tentu saja banyak kekurangannya. Penulis sangat berterima kasih bila ada sumbang saran untuk melengkapi dan memperbaiki tulisan ini. Kalian dapat mengirimkannya ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , ataupun melalui menu 'Submit News' disebelah kiri.

Artikel ini bebas kalian perbanyak dan distribusikan, namun dengan syarat tanpa perubahan apapun.
Terima kasih.
Comments (0)
Only registered users can write comments!